Pages

Subscribe:

Rabu, 14 November 2007

MEMBACA EFEKTIF METODE SQ3R

Share on :

Pernahkan kamu berpikir bahwa membaca akan menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan? Atau bahkan sebaliknya, membaca adalah aktivitas yang membosankan, menjenuhkan dan selalu membuat kita ngantuk! Melihat buku setebal 5 cm, kita sudah membayangkan bahwa kita tidak akan ada waktu untuk mentuntaskannya, atau melihat buku literatur asing kita merasa ngeri membayangkan akan bertemu dengan banyak kata yang tidak kita pahami, atau berpikir pergi ke perpustakaan sekolah pada jam beristirahat sambil membaca, rasanya lebih enak ngobrol dengan teman di kantin, apalagi jika kita disodorkan buku-buku ilmiah sebagai tambahan untuk memperluas pemahaman kita akan pelajaran di sekolah, kita bisa-bisa menjadi kehilangan selera dalam membaca. Bila hal diatas kerap kita alami, mulai sekarang ubahlah paradigma kamu tentang MEMBACA. Bila kita tidak mengubahnya sejak saat ini, maka bersiap-siaplah perlahan tapi pasti kita akan tertinggal oleh perubahan zaman. Mengapa bisa begitu?
Ada yang mengatakan bahwa "jika kamu ingin mengetahui apa saja yang berlangsung di sebuah zaman, cari tahulah tentang apa yang terjadi dengan para penulisnya." Maksudnya adalah jika kita ingin tahu apa yang terjadi pada saat ini atau apa yang telah berubah dari zaman ini maka bacalah buku-buku yang mereka (penulis) tulis. Apabila dulu kita dihadapkan dengan perbedaan antara yang kaya dan yang miskin secara materi, namun sekarang kita dihadapkan pada kaya dan miskin secara pengetahuan. Siapa yang menguasai informasi maka dialah yang dapat bersaing dalam setiap zaman. Dan salah satu cara mendapatkan informasi sebanyak-sebanyaknya adalah dari MEMBACA!!!
Perlu kita camkan bahwa buku-buku yang kita baca itu walaupun ia adalah benda mati namun didalamnya mengalir suatu kehidupan. Kehidupan yang memiliki kekuatan yang sangat dahsyat untuk mengubah suatu zaman. Begitu banyak buku-buku yang menjadi inspirasi untuk bergerak atau melakukan suatu perubahan.
Pejamkan mata selama 5 menit. Buatlah sebuah angan-angan atau khayalan tentang membaca adalah suatu kegiatan yang sangat kamu nanti-nanti dan bisa menghilangkan segala kesedihan, kepenatan, kebosanan serta menghasilkan kegembiraan yang luar biasa serta mempengaruhi hidup anda nantinya. Bayangkanlah bahwa dengan melakukannya kamu akan mendapatkan teman bicara yang setia dimana saja kamu berada. Sekarang pikirkan satu buah tema buku yang menarik perhatian kamu, baik buku tentang seni, sastra, puisi, novel, olahraga, tanaman, binatang, makanan, dekorasi rumah, otomotif, agama, cinta, persahabatan, ilmiah dan masih banyak lagi. Kamu bisa mencari atau menciptkan tema sendiri tapi cobalah satu saja. Setelah kamu menemukan tema yang menarik perhatian kamu yang dengan membicarakan tema itu kamu dapat menghabiskan waktu yang lama dan banyak yang ingin kamu tahu. Sekarang cobalah kembangkan dari tema yang kamu pilih apa yang kamu ingin dapatkan dari sebuah buku tadi, misalnya jika kamu memilih tema seni dan menginginkan dalam buku seni tersebut jurus-jurus jitu yang dapat mengajarkan kamu tentang bagaimana menjadi seorang seniman besar. Atau buku tentang tanaman yang bisa membangkitkan minat kamu untuk mengetahui tentang beraneka ragam tanaman dan pohon-pohonan, bunga-bungaan yang indah. Atau kamu membayangkan sebuah buku yang akan membawa kamu keliling dunia dengan bermacam-macam kebiasaan, budaya yang ada. Sungguh menyenangkan bukan?
Agar membaca menjadi tidak membosankan maka kita harus mengetahui teknik membaca buku yang efektif, sehingga kegiatan membaca bisa kita jadikan kebiasaan yang baik. Beberapa teknik membaca yang telah ada antara lain:
1. SQ3R
Survey-Question-Read-Recite-Review
2. SQ4R
Survey-Question-Read-Recite-Rite-Review
3. POINT
Purpose-Overview-Interpret-Note-Test
4. OK4R
Overview Key-Ideas-Read-Summarize-Test
5. PQRST
Preview-Question-Read-Summarize-Test
6. RSVT
Review-Study-Verbalize-Preview
7. EARTH
Explore-Ask-Read-Tell-Harvest
8. OARWET
Overview-Ask-Read-Evaluate-Test
9. PANORAMA
Purpose-Adaptability-Need-to-Question-Overview-Read-Annotate-Memorize-Access
Dari berbagai macam teknik diatas, ke semuanya memiliki kesamaan mengajarkan pada kita untuk menemukan ide pokok dan detail informasi lainnya untuk mendukung ide pokok tersebut. Namun yang sering dipakai adalah SQ3R.
Berikut detail mengenai SQ3R
<=>Survey
Melakukan survey terhadap bacaan yang akan kita baca membantu kita untuk mendapatkan lebih isi dari bacaan serta memudahkan kita mendapatkan maksud dari informasi yang akan kita baca. Survey akan menolong kita mendapat gambaran awal tentang suatu buku yang akan kita baca, Survey bisa dilakukan dengan menelurusi daftar isi, kata pengantar, bab, indeks, gambar, tentang pengarang, dan lainnya. Lakukan survey dengan cara cepat, santai namun rekam hal-hal penting secara global seperti tema, ide pokok, tujuan dari buku ditulis, dan lainnya.
<=>Question
Ketika kita melakukan survey, maka buatlah sebanyak-banyaknya pertanyaan mengenai bacaan yang akan kita baca. Pertanyaan bisa dibuat dengan menanyakan judul bacaan, atau daftar isi, sub judul dan pertanyaan lainnya yang lebih berkembang. Pertanyaan bisa memakai kata tanya MENGAPA, SIAPA, APA, DIMANA, BAGAIMANA dan lainnya. Misalnya kamu menemukan judul buku "Cara Belajar Cepat Abad XXI". Judul ini bisa kamu ubah menjadi "Bagaimana Cara Belajar Cepat Abad XXI?" atau "Mengapa Abad XXI Membutuhkan Cara Belajar Cepat Sekarang Ini?", "Apa yang terjadi bila kita tidak belajar cepat sekarang ini?". Usahakan membuat pertanyaan-pertanyaan ini tidak sekedar judul saja, tapi buatlah juga untuk sub judul. Untuk itu bisa dilakukan ketika mensurvey daftar isi.
<=>Read
Mulailah membaca dengan menyimpan banyak pertanyaan yang kamu buat sebelumnya. Ini akan membuat kita lebih antusias lagi dalam membaca. Pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab membuat pembaca akan bersemangat untuk menemukan banyak hal dari buku/bacaan yang ia baca. Pada masing-masing bab, cobalah untuk mencari masing-masing jawaban dari pertanyaan yang telah dibuat dalam pikiran kita. Ada beberapa saran ketika kita membaca:
1. Usahakan melatih kebiasaan yang tidak efektif dalam membaca seperti bersuara,
menggerakkan kepala, membaca ulang kalimat? atau kata-kata yang tidak terlalu penting.
2. Ada yang menyarankan untuk tidak memberi catatan untuk kata atau kalimat yang tidak kita
pahami. Namun berilah suatu tanda, misalnya untuk kata-kata atau kalimat yang tidak
dipahami berilah tanda tanya (?), untuk ketidak setujuan pada isi kalimat berilah tanda (X)
atau tanda check (v) untuk hal-hal yang kita setujui. Atau tanda arah (-->) untuk paragraf
atau kata atau kalimat yang harus kita tinjau ulang, serta tanda peti ("...") sebagai
isyarat/kalimat kunci.
<=>Recite
Setiap membaca beberapa judul atau sub judul, usahakan ada jeda atau istirahat sebentar. Hal ini berfungsi untuk memberi kesempatan pada otak kita untuk mencerna apa-apa saja yang telah dipahami. Gunakan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah dibuat. Adakah kita menemukan jawaban atau beberapa petunjuk lain. Pengetahuan baru apa yang kita dapatkan setelah proses membaca. Dan ternyata untuk proses ini dibutuhkan waktu yang cukup. Renungkanlah apa-apa yang telah kamu baca. Misalnya diperjalanan, waktu mau tidur, waktu luang kamu dan lain-lain. Jangan ragu untuk selalu mengaktifkan otak kita untuk selalu berpikir.
<=>Review
Langkah terakhir adalah me-review apa-apa saja yang telah kita baca. Begitu banyaknya informasi yang datang ke kita setiap harinya, membuat informasi yang lama akan cenderung mudah dilupakan. Dan informasi yang baru justru akan lebih mudah diingat. Untuk itulah perlu dilakukan review setelah kita membaca, terutama bila kita membaca sebuah buku yang sarat akan informasi ilmiah dan membutuhkan pemahaman secara mendalam. Melakukan review bukan berarti kita membaca ulang seluruh isi buku, namun kita menelusuri kembali secara global judul-judul, sub judul, kata-kata kunci dan hal-hal yang sudah kita tandai pada waktu kita membaca buku. Dengan melakukan review akan sangat menolong kita dalam meningkatkan daya ingat serta menemukan hal-hal penting dari bacaan yang telah kita baca. Selain itu, hal ini akan menambah keyakinan kita bahwa dengan membaca dapat memberikan manfaat yang sangat besar, salah satunya adalah pengetahuan baru yang kita simpan dalam otak kita.

Artikel Terkait

0 komentar:

Poskan Komentar