Pages

Subscribe:

Sabtu, 09 Februari 2013

6 Hacker Terkenal di Dunia

Share on :
Sebelum mengenal siapa saja ke-6 orang yang menjadi Hacker terkenal di dunia, ada baiknya mengetahui pengertian hacker dikarenakan saat ini istilah hacker selalu dikaitkan dengan kegiatan kejahatan di dunia digital. Padahal tidak semua hacker itu jahat, sebenarnya hacker yang jahat itu disebut Cracker. Untuk lebih jelasnya bisa disimak perbedaan antara hacker dan cracker:

Hacker adalah sebutan untuk orang atau sekelompok orang yang memberikan sumbangan bermanfaat untuk dunia jaringan dan sistem operasi, membuat program bantuan untuk dunia jaringan dan komputer. Hacker juga bisa di kategorikan perkerjaan yang dilakukan untuk mencari kelemahan suatu system dan memberikan ide atau pendapat yang bisa memperbaiki kelemahan system yang di temukannya.
cracker adalah sebutan untuk orang yang mencari kelemahan system dan memasukinya untuk kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari system yang dimasuki seperti: pencurian data, penghapusan, dan banyak yang lainnya.
Hacker :
1. Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs. Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba menguji suatu situs dipastikan isi situs tersebut tak akan berantakan dan mengganggu yang lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi sempurna. Bahkan seorang hacker akan memberikan masukan dan saran yang bisa memperbaiki kebobolan system yang ia masuki.
2. Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.
3. Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
4. Seorang hacker akan selalu memperdalam ilmunya dan memperbanyak pemahaman tentang sistem operasi.
Cracker :
1. Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagai contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan Rekening Bank, Pencurian Password E-mail/Web Server.
2. Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.
3. Mempunyai website atau channel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.
4. Mempunyai IP address yang tidak bisa dilacak.
5. Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu Kredit, kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan. Sebagai contoh : Yahoo! pernah mengalami kejadian seperti ini sehingga tidak bisa diakses dalam waktu yang lama, kasus klikBCA.com yang paling hangat dibicarakan beberapa waktu yang lalu.
Ada beberapa jenis kegiatan hacking, diantaranya adalah: Social Hacking, yang perlu diketahui : informasi tentang system apa yang dipergunakan oleh server, siapa pemilik server, siapa Admin yang mengelola server, koneksi yang dipergunakan jenis apa lalu bagaimana server itu tersambung internet, mempergunakan koneksi siapa lalu informasi apa saja yang disediakan oleh server tersebut, apakah server tersebut juga tersambung dengan LAN di sebuah organisasi dan informasi lainnya.
Technical Hacking, merupakan tindakan teknis untuk melakukan penyusupan ke dalam system, baik dengan alat bantu (tool) atau dengan mempergunakan fasilitas system itu sendiri yang dipergunakan untuk menyerang kelemahan (lubang keamanan) yang terdapat dalam system atau service. Inti dari kegiatan ini adalah mendapatkan akses penuh kedalam system dengan cara apapun dan bagaimana pun.
Jadi dapat diambil kesimpulannya bahwa Hacker yang baik adalah orang yang mengetahui apa yang dilakukannya, menyadari seluruh akibat dari apa yang dilakukannya, dan bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. Sementara hacker yang jahat atau biasa disebut cracker adalah orang yang tahu apa yang dikerjakannya, tetapi seringkali tidak menyadari akibat dari perbuatannya. Dan ia tidak mau bertanggung jawab atas apa yang telah diketahui dan dilakukannya itu. Karena hacker adalah orang yang tahu dalam ketahuannya, di dunia hackers tentu saja ada etika yang mesti dipenuhi dan dipatuhi bersama.
Lebih jauh lagi tentang Cracker,
Cracker adalah seseorang yang berusaha untuk menembus sistem komputer orang lain atau menerobos sistem keamanan komputer orang lain untuk mengeruk keuntungan atau melakukan tindak kejahatan.
Inilah yang membedakannya dengan hacker.
Prinsip kerja hacker dan cracker sebenarnya sama. Yang membedakan keduanya adalah tujuannya. Dari segi kemampuan, cracker dan hacker juga tidak jauh berbeda.
Tapi cracker seringkali memiliki ilmu yang lebih oke dan keberanian serta kenekatan yang lebih besar daripada hacker.
Namun dari segi mentalitas dan integritas, keduanya beda jauh. Ok, semoga penjelasan diatas bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda agar bisa membedakan mana yang baik dan mana yang jahat.

Sumber: http://www.imranxrhia.com/2010/11/mendengar-kata-hacker-pasti-banyak-dari.html

Dan Inilah 6 Hacker yang terkenal dan telah memberikan sumbangsih bagi kemajuan teknologi di dunia:

1. Dennis M. Ritchie:

Memiliki nama lengkap Dennis MacAlistair Ritchie, adalah seorang ilmuwan komputer asal Amerika Serikat. Secara pribadi saya akan dengan senang hati memberikan gelar Bapak Komputasi Modern bagi beliau. Jasa-jasanya dalam perkembangan teknologi komputasi masa kini sangatlah besar. Bersama dengan Ken Thompson beliau menulis UNIX. UNIX merupakan sistem operasi modern pertama yang hingga kini menjadi rujukan dalam disain berbagai sistem operasi canggih. BSD (beserta variannya) dan Linux (beserta distro turunannya) adalah dua sistem operasi yang populer di kalangan hacker dan ilmuwan, keduanya mengadopsi konsep sistem operasi yang diimplementasikan di UNIX.
Selain UNIX, karya besar lain yang lahir dari tangan dingin seorang Dennis Ritchie adalah bahasa C. C adalah bahasa pemrogaman yang dikembangkan dalam rangka pembuatan UNIX, sebagai perbaikan terhadap bahasa B. Bahasa C kini banyak digunakan untuk pengembangan sistem yang membutuhkan akses langsung ke perangkat keras. Bahasa C juga menjadi dasar bagi banyak bahasa pemrograman baru. PHP misalnya menggunakan dialek yang mirip dengan C. Tanpa bahasa C kita tidak akan pernah melihat sistem operasi Linux yang banyak digunakan hacker. Dennis Ritchie meninggal dunia pada 12 Oktober 2011.

2. Richard M. Stallman:

Sering menyebut dirinya sendiri sebagai Saint iGNUcius, adalah seorang old school hacker. Sering menggunakan inisial RMS dan lebih terkenal dengan nama tersebut di dunia maya. RMS adalah penggagas proyek GNU yang bercita-cita untuk membuat sistem operasi bebas dan gratis yang mirip dengan UNIX namun bukan UNIX. GNU sendiri merupakan singkatan rekursif dari GNU’s not UNIX. Berbagai perkakas dan pustaka yang dihasilkan dari proyek GNU kini banyak digunakan dalam pengembangan berbagai perangkat lunak bebas. Salah satu mahakarya yang dihasilkan proyek GNU tentu saja GCC (GNU Compiler Collection) yang nantinya akan digunakan oleh Linus Torvalds untuk mengembangkan sistem operasi Linux. Selain itu RMS juga mengembangkan Emacs yang merupakan editor teks super canggih yang sangat banyak digunakan para hacker Linux.
RMS juga merupakan seorang hacktivist yang sangat giat mempromosikan Free Software dan gerakannya. Ia juga membuat konsep copyleft yang merupakan kebalikan dari copyright. Konsep copyleft ini tertuang dalam lisensi GPL (GNU General Public License) yang menjadi lisensi utama dalam berbagai perangkat lunak bebas (Free/Open Source Software atau FOSS). Dalam lisensi GPL terdapat empat kebebasan yang wajib dimiliki pengguna perangkat lunak komputer, yaitu:
1. Freedom 0: The freedom to run the software for any purpose.
2. Freedom 1: The freedom to study how the program works, and change it to do what you wish.
3. Freedom 2: The freedom to redistribute copies so you can help neighbor.
4. Freedom 3: The freedom to improve the program, and release your improvements (and modified versions in general) to the public, so that the whole community benefits. Konsep kebebasan yang dikenal sebagai The Four Freedom of Free Software inilah yang mengilhami gerakan para hacker yang mengembangkan perangkat lunak dan membagikannya ke khalayak ramai tanpa memungut bayaran. Kini beliau banyak melakukan perjalanan keliling dunia untuk mempromosikan konsep dan gerakan Free Software.

3. Linus B. Torvalds:

Linus Benedict Torvalds adalah seorang Finlandia yang lahir pada 28 Desember 1969. Linus adalah seorang ilmuwan dan hacker yang membidani lahirnya kernel Linux. Berawal dari sebuah email bersejarah yang ia kirimkan ke newsgroup Minix, kini sistem operasi GNU/Linux telah menjadi sistem operasi paling populer di kalangan ilmuwan, hacker, dan digunakan oleh hampir semua situs terkenal. Google, Facebook, Twitter, Yahoo, Amazon, Wikipedia, sebutkan situs besar apa saja, mereka menggunakan Linux untuk melayani para penggunanya. Tanpa Linux, kita tidak akan pernah mengenal Android yang kini merajai pasar ponsel pintar.
Di awal pengembangan kernel Linux, Linus Torvalds sangat banyak berkontribusi dalam penulisan sistem. Namun kini seiring dengan banyaknya perusahaan dan perorangan yang membantu pengembangan Linux, Linus hanya berperan sebagai komandan yang bertugas menyatukan berbagai improvisasi dari hacker yang tersebar di seluruh dunia dan merilisnya ke publik. Ia tak banyak terlibat lagi secara langsung dalam penulisan kode Linux.
Selain Linux, tokoh yang terkenal dengan kutipan Talk is cheap show me the code! ini juga merupakan penulis sistem kontrol revisi bernama Git. Git ini awalnya dikembangkan untuk mempermudah koordinasi penulisan kode sumber di antara sesama hacker Linux. Kini Git banyak digunakan dalam pengembangan perangkat lunak baik yang bersifat bebas maupun di kalangan internal perusahan-perusahaan pengembangan perangkat lunak.

4. Eric S. Raymond:

Eric Steven Raymond atau sering dikenal sebagai ESR adalah seorang open source advocate dan hacktivist berkebangsaan Amerika yang lahir pada 4 Desember 1957. Ia adalah penggagas Open Source Movement yang dimaksudkan untuk mempercepat adopsi perangkat lunak kode terbuka di dunia enterprise. Gagasan ini, menurut Eric S Raymond, perlu karena kebanyakan orang tidak suka dengan konsep ‘free’ dalam gerakan Free Software. Orang memang banyak menyalahartikan konsep free sebagai gratis bukan bebas sebagaimana dimaksud dalam gerakan Free Software. Untuk mendukung gerakan open source ia mendirikan Open Source Iniatives (OSI).
Beberapa karyanya yang terkenal adalah The Cathedral and The Bazaar, The Art Of Unix Programming, dan The New Hacker’s Dictionary. Ia juga merupakan pengelola apa yang kini dikenal sebagai Jargon File. Ia sempat menulis CML2 yang diajukan sebagai sistem konfigurasi kode sumber Linux namun mendapat penolakan dari komunitas pengembang kernel. Ia juga berkontribusi pada game The Battle For Wesnoth.

5. Tim Berners-Lee:

Kita tidak akan pernah mengenal situs web tanpa jasa seorang Tim Berners-Lee. Kita juga tidak akan mau membayangkan seandainya saja Tim mendaftarkan hasil kerjanya menjadi sebuah hak paten. Kita tidak akan bisa menikmati akses ke situs web dengan gratis seperti sekarang jika hal itu terjadi. Hebatnya Tim Berners-Lee memberikan semua hasil kerjanya kepada publik secara bebas tanpa memungut bayaran.
Ia adalah penemu World Wide Web atau yang lebih populer kita kenal sebagai WWW. Pria kelahiran Inggris 8 Juni 1955 ini pertama kali mengajukan proposal tentang implementasi sebuah sistem klien dan server HTTP pada tahun 1989. Ia kini menjadi direktur Word Wide Web Consortium (W3C) yang mengawal keberlangsungan pengembangan Web. Tim Berners-Lee hingga kini masih aktif terlibat secara langsung dalam pengembangan Web 3.0, sebuah konsep yang memungkinkan mesin komputer akan mengenal isi dari suatu halaman web. Web 3.0 ini sering juga dikenal sebagai Semantic Web dan digadang-gadang sebagai salah satu masa depan Internet.
Untuk semua jasanya bagi perkembangan dunia teknologi, ia telah dianugerahi gelar kesatria oleh Ratu Elisabeth II sehingga kini nama lengkapnya telah berubah menjadi Sir Tim Berners-Lee.

6. James Gosling:

Zaman sekarang siapa sih yang tidak memiliki ponsel? Dari ponsel layar monokrom hingga ponsel pintar. Namun tidak banyak yang tahu bahwa kebanyakan aplikasi di ponsel dikembangkan menggunakan bahasa pemrogramanJava. Bahkan aplikasi-aplikasi Android dan Blackberry pun kebanyakan dikembangkan di atas bahasa Java. Dan tidak banyak yang tahu juga bahwa bahasa Java dibuat oleh James Gosling.
James Gosling lahir di Kanada pada tanggal 19 Mei 1955. Ia sangat dikenal di kalangan ilmuwan dan hacker atas jasanya menemukan bahasa pemrograman Java. Bahasa ini kini banyak digunakan di dunia mobile computing dan pengembangan aplikasi berskala enterprise. James Gosling juga adalah pendiri perusahaan Sun Microsystems yang melahirkan banyak teknologi canggih di dunia komputasi. Salah satunya tentu saja adalah sistem operasi legendaris bernama Solaris. Sun Microsystems juga dikenal sebagai perusahaan penghasil perangkat keras khusus server yang banyak digunakan perusahaan-perusahaan besar.
Tahun 2011 sempat tersiar kabar bahwa James Gosling bergabung dengan Google setelah ia keluar dari Sun Microsystems menyusul akuisisi yang dilakukan Oracle terhadap perusahaan itu. Kini ia aktif dalam sebuah proyek dalam sebuah perusahaan startup pengembang robot bernama Liquid Robotics.

SUMBER: http://rotyyu.blogdetik.com/2013/02/08/6-hacker-paling-top-sedunia/

Artikel Terkait

0 komentar:

Poskan Komentar